Hari Sabtu sore.Ketika Amy masuk ke ruang duduk,dia melihat Meg dan Jo bersiap-siap akan pergi.''Kalian berdua mau pergi ke mana?''tanyanya.
Jo agak tersinggung dengan perkataan adiknya..
''Kemanapun,ini bukan urusan anak kecil,tahu!''katanya agak kasar.
Amy marah mendengar jawaban itu.Dia langsung berpaling pada kakaknya yang satu lagi,dan mulai merengek.
''Kak Meg,aku kesepian di tinggal sendiri.aku ikut ya!''pintanya.
''tidak bisa,soalnya kamu tidak di undang!''Meg yang tidak senag hati taksengaja mengatakan itu.
''oh!aku tahu!pasti kalian diundang oleh keluarga Laurence untuk nonton Tujuh Benteng kan?''kata Amy lagi.
Amy semakin tertarik untuk pergi bersama kedua kakaknya."ayolah kak.aku ikut,ya.Aku janji tidak akan bersikapmemalukan di sana.Ya...Kak Meg...ya...."
Karena Amy meminta terus dengan memaksa,akhirnya Meg berkata,''BagaimanaAmy kita ajak saja Jo?''
''Aku tidak mau.Kita bisa malu pada Laurie.Kalau kamu ajak dia,lebih baik aku tidak usah pergi.Selain itu,aku juga tidak suka dengan anak manja yang hanya mementingkan diri sendiri.seerti dia!''kata Jo pada Amy dengan kasar.
''ya sudah,aku akan memakai uang jajan ku untuk membel tiketnya!''balas Amy.Lalu dia mulai menangis meraung-raung,sambil duduk di lantai ,dengan teap memakai sepatunya.Saat itu dari bawah terdengar suara Laurie memanggil mereka.Meg dan Jo sgera menuruni tangga.dari belakang mereka terdengar suara Amy yang berteriak dengan marah,''Jo awas kau,aku tidak akan bertanggung jawabbila ada sesuatu terjadi padamu,anak jahat!''
Sandiwara yang mereka tonton betul-betul mengganggu perasaan nya.Baik Jo maupun Amy kalau marah bisa meledak begitu saja.
Ketika mereka pulang ke rumah,Jo langsung memeriksa lemari dan mejanya.Tidak ada tanda bekas di acak-acak,dan Amy tampak tenang membaca buku.Perasaan gadis itu menjadi sedikit tentram.
Keesokan harinya,di sore hari ,dengan wajah pucat Jo berlari masuk ke ruang duduk.''Kalian tahu naskah penting yang sedang ku kerjakan?''
''Tidak jawab Beth dan Meg bersamaan,tetapi Amy diam dan wajahnya memerah''
''Amy kamu yang mengambilnya,kan?''
''Aku tidak mengambilnya!''bantah amy.Jo marah sekali.Dia mengguncang-guncangkan pundak Amy.
''Biarpun kau marah-marah seperti ini naskah jelekmu itu tidak aan kau temukan!''tantang Amy
''Darimana kau tahu itu?''blas Jo.
''Karena aku sudah membakarnya kemarin saat kau pergi!''kata Amy
''Apa?kau membakar naskah penting yang sedang ku kerjakan?''teriak Jo.
''ya,sebagai pembalasa perlakuanmu kepadaku!''jawab Amy.
''keterlaluan!keterlalauan!padaal naskah itu tidak akanpernah bisa ku tulis lagi!.''Aku tidak akan pernah memaafkanmu Amy!''teriak Jo.Tiba-tiba saja Jo menampar Amy keras-keras,lalu dia berlari ke kamar loteng.
Tak lama kemudian ibu pulang.Setelah mengetahuipersoalannya,ibu langsung memarahi Amy karena kelakuan nya yang amat sangat buruk.Naskah yang di bakar Amy adalah cerita anak-anak yang telah di tulis Jo dengan penuh ketekunan.
Akhirnya Amy meminta maaf kepada Jo.''Jo,aku betul-betul menyesal.Maafkan aku,''katanya.Tapi walaupun telah berulang kali Amy meminta maaf,Jo tetap bermuka masam.''Sudah ku bilang aku tidak akan pernahmemaafkan kamu!''Jawabnya ketus.


0 komentar:
Posting Komentar